Jumat, 19 September 2014

Sudah Terbiasa Kecewa

Dear Diary,

hari ini weekend ,, yeeeyyyy.. awalnya sih seneng tp pada kenyataannya bikin kecewa aja.
seneng banget deh dia bikin aku kecewa kayak gini. emang salahku apa coba?
dari dulu sampe skrg ,, dy itu bikin janji ga bisa ditepati semua.
emang bener sih, pacaran manis itu hanya dari 1-3 bulan aja. selebihnya ya gitu,, pretttt.
janji bakal jemput lah, janji bakal mam mingguan bareng lah, janji inilah janji itulah,, bullshit !
saking seringnya aku kecewa , sampe mati rasa deh di kecewain berkali kali..
terserahlah, emg aku bisa apa klo emg sikapnya uda kayak itu dari orok nya.
ga bakal bisa berubah ... fix !!

Minggu, 15 Desember 2013

Egois, sok, dan semaunya sendiri , itu KAMU !

Dear Diary,
aku akan lanjutkan postinganku kemarin, mengenai dia yg mau mengatakan sesuatu ke aku itu. sebenernya saat aku sms kalau aku punya firasat buruk, 4 jam kemudian, dia menjawab sms ku. dia mengatakan di sms nya , " sayang, aku mau pergi dari kota ini, dah yakin aku!" , lalu dia sms lagi, " aku pengen kerja apa aja asal ga minta sama orang tua ku, makanya aku perhi jauh, supaya orang2 ga tau apa kerjaan aku, terus supaya orang tua ku ga malu sama kerjaan ku." aku bingung, sebenernya apa yg terjadi . pasti telah terjadi perselisihan antara dia dan dan ayahnya, past ! dia memang memiliki sikap tempramenntal dan egois sgt tinggi . mudah marah, mudah tersinggung, dan kalau permintaan nya tidak terpenuhi, dia akan ngambek supaya ortunya mau menurutinya, sikap macam apa itu?? seharusnya dia lebih dewasa menanggapinya, entah dengan mengambil hati ortu dulu atau gmn kan bisa, apalagi sdh berkali kali dia mencoba kabur dari rumah karena ingin morot , dan pada akhir nya ortunya hanya membiarkan saja, pada akhirnya dia yg balik sendiri ke rumah. lalu untuk kerjaan, padahal dia sdh dpt posisi yg neak di tempat kerjanya dulu, uang nya juga cukup lumayan, tp gara2 dia tdk bisa mengontrol emosi , jadinya dia di pecat dari kerjaannya, dia sok bisa, sok bisa menjadi berhasil drpd dulu, padahal sampe skrg, dia jg ga bisa menghidupiku secara layak, seharusnya dia bersukur, masih bisa dikaruniai keluarga dan orang yg syg sm dia,  tp dai memang ga pernah puas, ada aja yg mau dilakukannya,aneh, ga mutu. dan tdk logis sekali saat dia akhir2 ini ikut hunting foto dan mendirikan website tentang fotographi. menurutku orang2 di kota ini hanya sok menjadi potographi , mereka hanya membuang2 uang hanya untuk dianggap gaul dan berada di mata orang lain, dengan memegang camera harga10 juta, apakah sudah wow ?? hanya menghamburkan uang, cobalah melakukan hal2 dengan barang yg sewajarnya. dia saja sampai diporotin temennya sampe 1 juta, dia ga krasa. boro2 satu juta, aku minta 100rb aja ga dikasih, tp klo temennya minta 300-500rb, langsung dikasih. aku hanya membiarkan sms itu, lalu 4 jam kemudian, dia sms untuk bertemu di rumahnya, tapi ada yg aku terima adalah kekecewaan, dirumahnya tidak ada orang satu-pun, ternyata dia ada di warung makan, dan saat aku suruh untuk segea pulg menemuiku, dia menolak, gra2 hujan ,dia tdk mau kehujanan untuk kerumah, dia hanya menyuruhku untuk segera pulg saja, dalam keadaan hujan deras, aku berjuang mati matian kerumahnya dg hujan lebat, dan aku kembali pulg dg derasnya hujan tanpa ucapan maaf sedikitpun ??? tega !!!

Jumat, 13 Desember 2013

Firasat Buruk T_T

Dear Diary, sekitar pukul 11.45 WIB , teleponku bergetar , itu tandanya ada yang baru saja mengirim sms ke nomor ku. tak disangka dia yg sms . Isi sms nya seperti ini , " Sayang, aku pengen bicara ntar malam bisa ? " . langsung saja aku jawab, " bisa, kenapa yang ? bicara apa ? soal apa ? " tanyaku ingin tahu.
kemudian , dia membalas nya , " soal masa depanku" . Deg! seketika hati aku terkoyak, terhenti bernafas , hanya sekitar 0,0001 detik. Aku balas , " iya, kamu mau minta pendapat atau saran dari aku ? " .
Setelah itu, dia tdk membalas lagi. apa maksud nya? ditempat kerja, aku ga tenang. beneran, pikiranku sampai kemana mana . bagaimana jika dia mau memutuskan aku ? aku harus jaab apa ? bagaimana kalau tiba2 dia dengan wanita lain dan ingin mengakhiri hubungannya dengan aku ? aku harus berbuat apa ? bagaimana jika, jika dan jika, semua kemungkinan penuh ada di kepala aku. kerja aku ga konsen. aku coba sekali lagi sms dia , " sayang, hat aku ga tenang , ada apa ya? aku takut klo bertanda buruk, firasat bruk?? " tapi dia tdk membalas sms ku. aku mulai berpikir buruk, perasaanku semakin tdk enak. semakin ga karuan,,, Ini yg aku rasain dulu waktu sehabis di putus sama dia, sama sama sesak, sakit,,sulit bgt buat bernafas. ya allah, jgn biarkan dia mengucapkan kata "putus" itu lagi. aku sayang banget sama dia... :(

Minggu, 30 Juni 2013

Pengen Selalu Sama Kamu, tapi Kamu-nya cuek -_-

Dear Diary, malam ini atau bisa disebut pagi ini sih, aku imsomnia deh kayaknya , soalnya ini uda jam 00:33 tapi aku masih galooo ,, :D
masalahnya aku tu kepikiran sama dia terus, aku kangen bgt sama dia, sehari ga ketemu tu rasanya ga afdol, apalagi dia malah sok cuek gitu, sms cm 1x , tyus aku bales sampe 7 x ga ada balesan, gmn mau lengketnya coba?? semakin aku sama dia, aku makin sayang,,, :D , meskipun ada masalah tp klo akhirnya kita ketemu, masalah itu langsung hilang.
aku galau,,, kenapa aku ajakin dia nikah, dia ga mau, padahal hubungan aku sama dia udah serius ,, "sangat serius" double serius malahan. apa aku bisa bahagia hidup tanpa dia nantinya ??? aku bingung harus bicara gimna lagi sama dia supaya dia maunikah segera sama aku, masak aku suruh nunggu 4 thun?? aku ya ga mau lah,, :( aku pasti ga kuat ya allah, ;( ,, semuga besok dia bisa berfikir kembli, aku harap doaku ini dikabulkan, dan dai ga jadi kuliah, cari kerja, trus nikah sama aku, jadi kaya dan bahagia, amin. :D O:)

Senin, 17 Juni 2013

Dear Diary,
Dia sakitin aku lagi sampai sesakit ini ya allah.
Aku salah apa? apa yg telah aku perbuat hingga dia melakukan semua ini kepada ku?
apa aku selingkuh? apa aku tampar dia? apa aku jhat ke dia? aku blum pernah mlakukan smua itu kepadanya ya allah. :'(
Tapi sekarang dia dengan santainya dan tanpa ekspresi bersalah, bilang sama aku ,"aku udah punya yg lain". sontak, aku kaget dan shock . dia bilang lagi ,"tanya adek ku kalau kamu ga percaya, dia sudah kenal baik dengan nya."
aku lebih pengen nangis saat itu juga, tp aku juga marah, tapi aku harus bgm? aku hnya diam, dan lalu berkata ," aku ga mau tanya siapa2, aku ga mau lagi percaya siapa2, kamu jahat, benar2 jahat." dan aku pergi saat itu juga. rasa nya sakit , knp dia lakukan itu dg tiba2, kenapa dia lakukan itu kpd aku berkali kali? kenapa ke aku? knp harus aku? aku ga bisa ngasih kesempatan lg buat dia, aku rasa cukup sakit hati ini. cukup sampai disini. aku rasa cukup sampai disini aku bertahan, cukup sampai disini aku harus nangis.
Apa selanjutnya yg harus aku lakukan ya allah? apa aku harus memblokir dia dr fb ku? mengganti no. hp? supaya dia tdk bisa menghubungi aku lagi? iya? apa itu bnar untuk dilakukan ? iya? atau aku harus menunggu?
bagaimana ini?aku merasakan sakit yg berlebih ya allah, aku mau kembali kpd mu , hanya kembali ke pada mu saja, jika aku minta engkau ambil nyawaku supaya aku benar2 berada disisi mu, apa engkau akan mengabulkannya ya allah?? :'(

Minggu, 19 Mei 2013


Dear Diary,
aku uda baikan sama pein, sekarang waktunya dia nepatin janjinya buat ngajak aku nonton film cinta brontosaurus di bioskop,, itu pokoknya harus harus dan harus..! dan cinta dalam kardus, smua itu filnya raditya dika lhoooo,,,, ^_^
oia, aku juga ga mau brantem lagi. ga enak lho, nyesek dihati deh rasanya.
moga moga beneran dapet tiketnya, terus langsung deh kita capcuzzzz, heeheeee :D

Jumat, 17 Mei 2013

Dear Diary,
Aku putuskan untuk kerumah nya dan berpamitan dg keluarga nya, melalui adeknya yg paling gedhe kan mau ke jogja, ya uda aku ajak aja jlan2 beli bekal jajan, dan pas pulg sempet aku pamitan untuk kedepannya pasti aku bkal jarang bgt buat ketemu, dan stelah sampai rumah, pein ngomong sama aku, minta aku agar jgn marah lagi, agar kita bisa sambung lagi, dia berusaha keras untuk menjelaskan kejadian yg sesungguhnya, menjelaskan secara detail, aku diem aja. sampai akhirnya aku jg meminta maaf karena egois juga tdk mendengarkan penjelasan yg sebenarnya dulu. tapi itu semua tetap tdk merubah pikiranku, aku tetap menanyakan bgm dg perkataan dia soal kita sudahi saja hub. ini? dia memelukku dg erat, aku enggan, tp tetap pelukan itu tak lepas. aku bingung, aku jg berat untuk pergi, hingga akhirnya dia mencium ku, aku luluh. dan saat itulah dia "kembalilah, aku mencintaimu, eu" dan aku jawab "iya". ^_^